   | The Jak | Oct 9, '07 10:03 AM for everyone |
 | Category: | Movies | | Genre: | Documentary |
Directed by : Yusuf Pohan
Sebagai orang sunda yang fanatik akan Persib Bandung, sebenarnya saya merasa berat untuk menonton film ini - apalagi jika teringat kejadian satu bulan silam yang membuat saya naik pitam karena melihat tim kesayangan saya di lempari dengan sadisnya oleh kelompok suporter asal ibukota dan sayapun tidak tahu harus melampiaskannya kemana hingga televisi di kamar pun hampir menjadi sasaran kemarahan tersebut - . Tetapi berawal dari kekesalan saya melihat seorang teman yang dengan bangganya menggunakan pin bonus dari film ini bertuliskan “The Jak” hingga dia terus menggunakan kemanapun dia pergi di kota Bandung dan tidak mau melepasnya (entah apakah dia tahu atau tidak bagaimana kerasnya permusuhan antara The Jak dan Viking), dan juga menulis review yang berisi “kuduna film ieu menggugah nasionalisme suporter sepak bola di seluruh indonesia,khususna VIKING!”, Akhirnya saya dengan terpaksa meminjam dan menonton film ini.
Menurut pandangan saya, maksud dari film ini sendiri adalah untuk memperlihatkan bagaimana cintanya suporter asal ibukota kepada Persija Jakarta. Banyak gambar yang diperlihatkan untuk mengungkapkan hal tersebut. Dari mulai tingkah laku yang ditunjukkan para suporter itu sendiri, kata-kata dari Fery Indrasjarief (yang baru saya ketahui bahwa dia lahir di Bandung), kata-kata yang menggugat semangat kedaerahan, hingga banyaknya orang yang mendukung persija walaupun mereka berasal dari daerah lain.
Mungkin bagi orang-orang awam yang tidak mengetahui persepakbolaan nasional lalu menonton film ini, hal-hal diatas dianggap luar biasa (Dan itulah salah satu kelebihan film ini). Tetapi bagi mereka yang mengetahui seluk beluk persepakbolaan nasional, saya kira hal tersebut bukan merupakan hal yang istimewa. Karena pada intinya, hal-hal yang dianggap luar biasa tersebut (contohnya orang luar yang mendukung persija) terdapat juga pada klub-klub lain di Indonesia, bukan hanya Persija.
Secara keseluruhan saya katakan film ini bagus. Saya pun salut dengan berimbangnya antara kebaikan dan keburukan the Jakmania yang ditampilkan. Seperti kerusuhan yang terjadi pada final Liga Indonesia pada tanggal 25 September 2005. Ya, hal itu juga seyogianya membuat kita sadar bahwa kerusuhan di persepakbolaan Indonesia sudah seharusnya tidak terjadi lagi. maksud perkataan yang ditulis oleh teman saya yaitu “kuduna film ieu menggugah nasionalisme suporter sepak bola di seluruh indonesia,khususna VIKING! ” tidak saya temukan disini. Entah apa dia memang awam atau terlalu antusias setelah menonton film ini.Yang jelas bukan nasionalisme yang disorot tetapi semangat kedaerahan.
Well, kalau memang penasaran. Saya dengar film ini akan diputar di blitz megaplex pada akhir oktober nanti. Tetapi saya juga merasa bahwa tidak seharusnya film ini diputar di blitz megaplex yang berada di Bandung agar permusuhan Viking dan Jakmania tidak terus berlanjut karena banyak kata-kata yang akan membuat panas orang Bandung sendiri.

 | yusuf pohan siapanya annisa pohan? |
 | menarik....thnx infonya....jadi inget pelajaran Pancasila jaman SMP dulu, tentang Khauvinisme(teuing bener teuing henteu kieu nulisna) klo ga salah rasa kedaerahan yang berlebih...dan pesan moralnya yang masih tertanam adalah sesuatu yang berlebih ato fanatik kadang2 ga baik juga.....sulit memang jika papan skor tak sesuai dengan harapan para suporter sejati, saya cinta persib,saya memahami juga fanatisme bobotoh seperti pahamnya kecintaan the Jak pada PERSIJA,tapi untuk setiap esensi olahraga yang notabene ada kalah dan menang, apa harus seradikal yang sudah-sudah...dari sini saya bahkan ga mau ambil pusing. PERSIB tetap kebanggan orang bandung, dan semoga Film yang anda review tidak berimbas pada sisi negatif fanatisme suporter yang sudah ada...boleh pinjem pilemnya gak????karena saya jurig nonton!!! boh bola boh pilem!!!!heuheuheu, serius teuingnya??? da intinamah 3 kalimat terakhir we....keep bandung beautiful!!!nuhun arghhh |
 | ya sok atuh kapan bobotoh bikin pilem
*NGAREP DIAJAK |
 | what ever,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,FUCK THE JACK,,,,,,,,,,,,,,,,, |
 | cik nginjeum euy. si yudis culas kitu.. |
 | nonton di blitz aja.. pelit sekali ya anda |
 | iya deh...
misal mau bikin lagi gituh hohohohohoh |
 | kuduna mah viking jg bikin atuh filmnya!
jujur sy mah g suka sm viking, the jak anjing, dll! aplg oknum yg anarkinya! KAMPUNGAN! |
 | viking juga udah punya bos. tapi ga di komersilkan, dibagi2 gratis pas acara viking day..
iya saya juga ga suka sama oknum2 kampungan yang bikin malu suporter itu sendiri |
 | ho. . urang nepi ka ayeuna ga tau kalo the jak juga ada perkumpulan sinematografi haha |
 | yusuf pohan bukannya si ucup, yg jadi tamu di gosip football anteve tea? |
 | iya bos betul, dia orangnya. hehehe |
| |